Terkait Kasus Korupsi Dana Hibah Koni Blitar, Penyidik Periksa 11 Saksi Anggota Dewan

Tribratanewsjatim.com: Kepolisian Resort Blitar, Polda Jawa Timur terus mengembangkan penyelidikan kasus dugaan penyelewengan dana hibah KONI Kabupaten Blitar yang merugikan negara hingga Rp1,5 miliar.

10 koni blitarKapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya mengatak an, minggu ini pihaknya sudah memeriksa 11 anggota DPRD Kabupaten Blitar terkait kasus KONI. Meski demikian identitas saksi dirahasiakan.

“Jadi minggu ini ada 11 orang anggota DPRD Kabupaten Blitar yang diperiksa terkait kasus KONI, sebelumnya kami juga telah memeriksa inisial HN, mantan Bupati Blitar,” kata Kapolres blitar Slamet Waloya S.H, S.I.K, Sabtu (10/9/2016).

Menurut Kapolres Blitar, pemeriksaan ini dilakukan berdasarkan keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa sebelumnya, hasil pemeriksaan dokumen, dan alat bukti lain yang diperoleh penyidik pada saat penggeledahan lalu.

“11 anggota DPRD tersebut diperiksa karena diduga mengetahui terjadinya tindak pidana korupsi di KONI Kabupaten Blitar yang berdasarkan penghitungan sementara merugikan negara Rp1,5 miliar,”  lanjutnya.

Kapolres menyampaikan, audit BPK telah selesai dan saat ini penyidik sedang menunggu penyusunan audit secara resmi. Setelah itu, akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka kasus KONI.

Sementara itu, salah satu Anggota DPRD Kabupaten Blitar, Wasis Kunto Atmojo, membenarkan beberapa rekannya di dewan telah menjalani pemeriksaan terkait kasus KONI. Namun, ia mengaku tidak mengetahui siapa saja koleganya yang telah dipanggil Polres Blitar.

Politisi Partai Gerindra ini meminta kepada polisi untuk bekerja professional dan tidak melakukan kriminalisasi terhadap kinerja wakil rakyat. ia juga meminta masyarakat tidak buru-buru menghakimi anggota Dewan bersalah sebelum dibuktikan.

“Kami serahkan sepenuhnya kasus ini kepada kepolisian, hukum harus ditegakkan. Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Wasis.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Reskrim Unit 3 Tipikor Polres Blitar, Kamis (28/4/2016) melakukan penggeledahan Kantor KONI Kabupaten Blitar.

Penggeledahan ini terkait dugaan penyimpangan dana sebesar Rp. 3 miliar bersumber dari APBD. Dana tersebut digunakan untuk pengiriman atlit pelajar dalam Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Porprov) di Banyuwangi tahun 2015 kemarin.

Dari dana Rp 3 miliar tersebut Rp 1,5 miliar digunakan untuk pengiriman atlit. Sedangkan Rp 1,5 miliar lainnya diduga digunakan untuk kegiatan yang tidak jelas atau fiktif.( mbah)

foto: ilustrasi