Polres Sumenep berhasil mediasi Tim Relokasi PKL

13 agustu ka smpTribratanewsjatim.com – Anggota Polres Sumenep pada hari Jumat (12-8-2016) sekira pukul 13.30 Wib telah berjaga-jaga untuk melakukan pengamanan dari tim relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ingin menduduki kembali taman bunga untuk berjualan dalam area taman bunga Kab. Sumenep.

Dengan adanya hal tersebut ratusan personil telah diterjunkan oleh Kapolres Sumenep AKBP RENDRA RADITA DEWAYANA, S.I.K. dari berbagai fungsi untuk melakukan pengaman tersebut.

Kejadian tersebut dikarenakan para Pedagang Kaki Lima (PKL) tidak terima karena direlokasi kedepan Lapangan Giling sepanjang jalan KH. AGUS SALIM oleh Bupati Sumenep Drs. ABUYA BUSYRO KARIM, MSi. dimana sebelumnya para Pedagang Kali Lima (PKL) telah lama berjualan untuk mengais rejeki di area taman bunga kab. Sumenep.

Bupati Sumenep Drs. ABUYA BUSYRO KARIM, MSi. beralasan bahwa area taman bunga nantinya akan dijadikan taman hijau untuk bersantai sehingga para Pedagang Kali Lima (PKL) mau tidak mau atau suka tidak suka harus direlokasi ke kedepan Lapangan Giling tepatnya disepanjang jalan KH. Wahid Hasyim kec. Kota Kab. Sumenep. terangnya.

Dalam kegiatan pengamanan tersebut Kapolres Sumenep memerintahkan kepada seluruh anggotanya yang sedang ada dilapangan untuk tidak berbenturan dengan para Pedagang Kaki Lima (PKL).

13 agustus sumenp urRatusan PKL kembali membawa rombongnya untuk berjualan di taman bunga (TB)  namun, mereka dihadang oleh Satpol PP, di jalan dr Soetomo, tepatnya depan TK Pertiwi sebelah timur area taman bunga, Mereka berada di TK Pertiwi sejak pukul 15.00 WIB.

Ratusan PKL itu bubar sekitar pukul 19.43 WIB, setelah mediasi yang dilakukan tim relokasi dan Kapolres Sumenep AKBP RENDRA RADITA DEWAYANA, S.I.K. dengan menghasilkan kesepakatan bahwa Bupati siap menemui PKL pada hari Minggu (14/8/2016). (umam/smp)