Polda Metro Jaya Segera Ungkap Penyalur Dana Dugaan Makar

 

Jum’at, 09 Desember 2016

Jakarta – Polda Metro Jaya akan mengungkap aliran penyalur dana kasus dugaan percobaan makar. Polisi sebelumnya sudah mengamankan 11 orang pada Jumat (2/12) dini hari lalu atau beberapa jam sebelum aksi super damai dan doa bersama di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan ketika selesai melakukan olahraga bersepeda dan senam bersama dengan jajaran Polres di wilayah Metro Jaya.

“Ada beberapa orang yang sudah kita ketahui identitasnya dan itu sedang kita dalami. Nanti pada saatnya kalau semua sudah jelas dan gamblang mungkin akan kita jelaskan ke teman-teman media, harap bersabar ya,” ujar Irjen Pol Iriawan, Jumat (9/12) pagi di pelataran parkir depan ABC Mall Kawasan Wisata Terpadu Ancol Taman Impian, Jakarta Utara.

Kapolda mengungkapkan pihaknya tidak akan gegabah mengungkap siapa penyalur dana makar yang ingin membuat kegaduhan dalam aksi damai 2 Desember lalu. Saat ini tim analisis IT dari Polda Metro Jaya sedang dalam proses penyelidikan.

“Nanti akan kita jelaskan pelan-pelan dan bertahap. Kalau kita langsung umumkan sekarang khawatirnya tidak pas dan akan ada yang dirugikan, jadi kita biarkan dahulu, nanti jika sudah mengkerucut jumlah aliran dana, darimana dialirkan, kapan dan dimana yang mengirim dana makar itu,” lanjut Kapolda.

Kapolda menyebutkan pemberian dana ada yang dilakukan secara langsung dan bertahap.

Lebih lanjut Irjen Pol Iriawan mengatakan penangkapan Mantan Anggota DPR Fraksi PAN periode 1999-2004 Hatta Taliwang pada Kamis (8/12) sekitar Pukul 01.30 WIB dilakukan karena yang bersangkutan diduga terlibat dalam rencana penggulingan kekuasaan pemerintah.

“Ada peran dalam rapat dan pertemuan, dan jelas fotonya ada. Sejumlah dokumen juga sudah kita sita dari rumahnya, itu bisa lebih jelas lagi. Nanti akan dijelaskan setelah dokumen diteliti. Itu dikenakan UU ITE dan Makarnya yang tertuang dalam Pasal 107, Pasal 110 dan Pasal 87 KUHP,” tutur Kapolda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*