Polda Jawa Timur Cokok Komplotan Begal Antar Daerah, Baru Satu Mobil Diamankan

Tribratanewsjatim.com: Kasus begal mobil yang melibatkan 8 tersangka masih terus dikembangkan oleh Tim Cobra Subdit III Jatanras, Ditreskrimum, Polda Jawa Timur, yang dikomandani oleh AKBP Taufik Herdiansyah.

????

????

Hasil sementara, polisi baru mendapatkan 8 tersangka di luar kota dan satu lagi tersangka masih dalam proses pengejaran. Dari hasil sementara penyidikan, diketahui jika seluruh tersangka ini ditengarai sebagai satu sindikat komplotan spesialis perampasan mobil rental antar kota.

Kasubdit Kejahatan dan Tindak Kekerasan (Jatanras), Ditrskrimum Polda Jawa Timur  Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Taufik Herdiansyah mengatakan, modus yang digunakan pelaku ini adalah dengan menyasar persewaan kendaraan roda empat. Biasanya, para pelaku lebih memilih mobil keluaran tahun terbaru. Dugaannya, mobil keluaran baru lebih cepat laku dipasaran.

“Dari hasil pemeriksaan sementara diperoleh jika para pelaku ini mempunyai peran dan tugasnya masing-masing. Namun, untuk lebih jelasnya sampai sekarang kami masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap ke 8 pelaku,” kata AKBP Taufik Herdiansyah, saat ditemui di Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (5/9/2016).

Menurut Taufik modus, yang digunakan pelaku yakni berpura-pura menyewa mobil plus driver  untuk mengantarkannya ke berbagai kota. Saat itu, mobil disewa dari Tulungagung dan sesampainya di Kediri, pelaku penyekap sopir dengan membekap mulut korban dengan lakban dan mengikat tangannya menggunakan tali yang telah dipersiapkan oleh para pelaku.

“Lalu, pelaku menguasai mobil rental tersebut. Kemudian, korbannya dibuang dihutan daerah Nganjuk Jawa Timur,” kata Taufik.

Kini, pihaknya menemukan fakta baru, yakni komplota begal ini telah berlangsung lama. Sebab, berbagai barang bukti berupa mobil rental hasil kejahatan lebih dari satu. Kendati demikian, Taufik masih enggan menjelaskan secara detail berapa angka pasti mobil yang telah dijual oleh pelaku.

“Yang pasti lebih dari satu unit mobil rental. Itupun sampai saat ini masih dalam pengembangan. Ini salah satu barang bukti yang berhasil diamankan di Surabaya yakni Toyota Avanza warna putih Nopol AG 324 RT,” lanjut Taufik

Sementara,  Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes RP Argo Yuwono mengatakan, ungkap kasus ini berkat tindakan dan respon cepat jajarannya dalam menangani suatu tindak kejahatan jalanan. Menurutnya, kurang dari satu minggu sejak korban melapor, pihaknya telah berhasil menangkap delapan pelaku. Ini berkat kerjasama antar anggota jajaran dan informasi dari masyarakat, sehingga kasus ini dapat terbongkar.

“Ini bukti bahwa polisi semakin dekat dengan masyarakat. Adanya saling memberikan informasi sehingga kejahatan dapat diungkap,” kata Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.

AKBP Argo Yuwono menilai, bagi anggota kepolisian yang berhasil menangkap begal mobil, sangat layak mendapat apresiasi. Sebab, bukan perkara mudah untuk dapat mengungkap kasus ini yang rata-rata pelakunya berada di luar kota.

“Untuk sementara ini para pelaku masih dalam proses penyidikan. Besok, akan kami share ke rekan-rekan media,” tandas Argo-sapaan akrabnya.

Komplotan pelaku yang diamankan anggota Tim Cobra Subdit III Jatanras, Ditrekrimum Polda Jawa Timur karena terlibat begal mobil di kawasan Kediri, Jawa Timur Minggu dini hari (4/9/2016). Korbanya, Fatkurohman Septianto Prasetyo (27) warga Moyoketen, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur. Dari pelaku, polisi berhasil mengamankan satu unit mobil hasil rampasan. (mbah)