Penjahat Aniaya Korban, Motor dan Uang Dirampas, Pelaku Ditembak Tim Cobra Jatanras Polda Jatim

Tribratanewsjatim.com:  Tim Cobra Subdit III Jatanras, Ditreskrimum Polda Jatim yang dikomandani oleh Kolpol Faruk Afero, Kanit Premanisme berhasil  menembak kaki  Kamarullah  alias Amar alias Joko, tinggal di rumah kos Jalan Nangka, Gedangan, Sidoarjo. Penjahat yang menjadi buronan itu berupaya kabur saat hendak ditangkap di Jalan Pucangan Sidoarjo, Jumat (19/8/2016).

19 Tim Cobra PoldaUsai tertembak, oleh tim Cobra, maka pelaku tersebut dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk mendapatkan perawatan. Kini tersangka dan barang bukti diamankan di Polda Jatim untuk pengusutan lebih lanjut. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes RP Argo Yuwono membenarkan penangkapan yang dilakukan oleh Tim Cobra Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Modus operandi yang dilakukan tersangka berpura pura hendak membantu korban untuk mencari paranormal di Malang. Lalu tersangka  bersama korban berangkat  bersama sama  dari Kecmatan Gempol, Pasuruan menuju Malang.

19 BB kejahatan dorUntuk menuju ke sama, pelaku menggunakan sarana Honda Beat putih Nopol  N-6101-OV milik korban. Sampai di TKP, tersangka  menghentikan laju kendaraannya, Saat kendaraan berhenti inilah, pelaku mencekik leher korban dengan menggunakan tali rafia yang sudah dipersiapkan sebelumnya oleh pelaku.

Tak puas mencik, pelaku memukul wajah korban dengan tangan kosong hingga korban pingsan alias tak sadarkan diri. Dalam keadaan korban terkapar pingsan, lalu pelaku merampas bawang milik korban berupa uang Rp 300 ribu, STNK, dan sepeda motor Honda Beat milik korban.

Kemudian korban digeletakan di kebun tebu. Sementara sepeda motor hasil kejahatan dijual kepada Eko, warga Jalan Puacangan Srabaya. Lalu sepeda motor hasil kejahatan oleh Eko dijual lagi kepada Samsul. Penadah hasil kejahatan ini saat handak ditangkap di Jalan  Bogong Ginayan VI Surabaya tak ada di rumah. Namun barang bukti sepeda motor Honda Beat berhasil diamankan. (mbah)

foto: pelaku tergulai dan barang bukti