Matoh : Kapolres Bojonegoro Pamerkan CAS di Acara Rembuk Nasional 2016

_20161024_204927Tribratanewsjatim.com –  Pelaksanaan Rembuk Nasional yang di pusatkan di Grand Sahid Hotel Jakarta, Polres Bojonegoro persembahkan  CAS (Crime Alarm Sistem) sebagai inovasi pelayanan publik Polres Bojonegoro dengan tema “Bergegas Membangun Indonesia” tersebut sekaligus memperingati dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Selain Polres Bojonegoro, ada 10 Polres lain jajaran Polda Jatim yang mewakili Polri sebagai inovasi palayanan publik antara lain Polrestabes Surabaya dengan program Ancita, Polresta Sidoarjo dengan program SKCK Online, Polres Jember dengan program WAR, Polres Gresik dengan program Go SIGAP, Polres Banyuwangi dengan One stop service, Polres Kediri dengan program E-TIlang, Polres Malang Kota dengan program Panic Button, Polres Lamongan dengan program SOTO La, Polres Tuban dengan program SIBI, dan Polres Situbondo dengan program inovasi Koperasi.

_20161024_204846Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro memberikan penjelasan kepada peserta yang hadir dalam acara pameran Rembuk Nasional menjelaskan bahwa, program yang saat ini dipamerkan oleh Polres Bojonegoro dan Polres lain di Jawa Timur semata-mata hanya untuk mempermudahkan pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Program inovasi ini hanya semata-mata untuk mempermudahkan memberikan pelayanan kepada masyarakat”, kata Kapolres.

Selain itu juga, program – program inovasi yang saat ini dibuat oleh Polri sebagai bentuk Polisi yang modern, seperti yang sudah ada dalam program prioritas Kapolri saat menjabat dan dilantik pertama kali oleh Presiden Joko Widodo.

“Program inovasi tersebut merupakan implementasi program prioritas promoter memberikan pelayanan yang mudah dan berbasis TI dan program membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas”, pungkas Kapolres.

Sebagai informasi, Polres Bojonegoro besok juga akan mempersiapkan stand dan ikut serta dalam pameran di PUSDAI Bandung dalam acara Replikasi Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Kemenpan RB Republik Indonesia.(umam/bjn)