Korban Dibacok, Perampok Bercadar Beraksi di Lumajang

Tribratanewsjatim.com: Kawanan perampok bercelurit jarah rumah Nadi (55) pedagang warga  Dusun Pondoktelo RT 28/ RW 08, Desa Banyuputihlor,  Kec. Randuagung,  Kab. Lumajang, Jawa Timur, Rabu (14/9/2016) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

14 korban curas LumajangAksi ini mengakibatkan korban, selain mengalami luka bacok sekaligus menderita kerugian Rp 100 juta. Sementara 4 pelaku kabur, kini dalam pencaran polisi.

Pelaku bercadar, postur tubuh tinggi, membawa senjata tajam jenis celurit dan salah satu orang pelaku berselempang sarung. Barang yang diambil celurit dengan gagang terbuat dari kayu warna cokelat beserta warangka/sarungnya terbuat dari kulit warna cokelat milik korban

Sedang  barang bukti yang diamankan celurit dengan gagang terbuat dari kayu warna cokelat beserta warangka/sarungnya terbuat dari kulit warna cokelat milik korban yang ditemukan dilahan jagung belakang rumah korban.

Kronologis kejadian komplotan perampok  masuk rumah dengan cara membuka dan melewati jendela sebelah utara, setelah berada di dalam rumah pelaku mendekati korban yang sedang tidur. Kemudian pelaku mengambil celurit milik korban dibawah bantal, sehingga korban terbangun dan pelaku mengancam korban dengan menodongkan celurit milik pelaku kearah korban.

Namun korban berusaha membela diri sambil berteriak meminta tolong , sehingga komplotan perampok mengeroyok dan membacok korban menggunakan celurit. Kemudian pelaku keluar melalui jalan semula dan melarikan diri kearah Timur.

Sedang  celurit milik korban yang diambil oleh pelaku ditemukan dilahan jagung dibelakang rumah korban, dan korban dibawa ke RSUD Lumajang untuk mendapat perwatan medis.
Selanjutnya koordinasi dengan Resmob Polres Lumajang, guna upaya pengungkapan. (mbah)