Kabid Humas: Tidak Ada Polisi Pemasok Narkoba

7 Kabid 1TribratanewsJatim.com: Dua oknum polisi penjaga tahanan Polda Jatim yang diduga memasok penghuni hotel prodeo, yang dijaganya kini dikeler oleh anggota Direktorat Narkoba (Ditnarkoba) Polda Jatim untuk mencari bandarnya.

Oknum polisi yang ditengarai sebagai pengedar yakni Briptu FL dan Briptu RDF (keduanya bukan berpangkat Bripka). Namun kemana kedua oknum itu dikeler, siapa bandarnya dan bagaimana hasilnya masih belum diketahui.

Direktur Narkoba (Dirnarkoba) Kombes Eko Wahyu membenarkan jika ada penghuni tahanan perempuan yang diamankan. “Tapi untuk yang polisi kami  tidak tahu,” ujar Kombes Wahyu, Rabu (11/11/2015).

Terungkapnya tahanan perempuan positif unsur narkoba setelah urinenya di tes. Ditambah lagi dengan penemuan satu set alat isap serta plastik klip bekas penyimpan SS. Namun perempuan itu masih belum mengakui barang tersebut dari mana.

Rupanya peredaran narkoba tak hanya berhenti pada tahanan perempuan saja. Lantas petugas berinisiatif melakukan tes  urine pada tahanan laki-laki. Setelah urinenya positif muncul dugaan jika ada orang tertentu yang memasukkan narkoba jenis sabu ke dalam tahanan.

Lantas kelima tahanan diperiksa secara maraton oleh petugas Ditnarkoba Polda Jatim hingga muncul nama dua oknum polisi yakni Briptu FL dan Briptu RDF. Dikuatkan lagi dengan tes urine yang digelar Mabes Polri beberapa waktu lalu, kedua oknum tersebut urinenya positif.

Informasi yang diperoleh, terbongkarnya tahanan Polda Jatim yang mengonsumsi sabu, sulit diselundupkan dari luar (pembezuk). Karena petugas jaga selalu mengecek menu atau barang yang dibawa pembezuk. “Kalau pun membawa nasi itu  dibuka dan dalamnya dilihat,” ujar sumber di lingkungan kepolisian.

Oknum yang memasukkan narkoba ke tahanan disinyalir harganya lebih tinggi dibanding harga di pasaran. Mengingat risiko dan sulitnya memasukkan barang haram ke ‘kandang macan’ sangat tinggi.

“Kemungkinan nggak hanya sekali dia (oknum polisi) menjual ke tahanan,” terang sumber tadi.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol RP Argo Yuwono membenarkan tahanan positif. Barang bukti itu disuplai oleh istri tersangka narkotika. Namun saat disinggung keterlibatam dua oknum polisi yang memasok ke dalam tahanan, Kombes Argo menolaknya.  “Nggak ada polisi yang memasok,” terangnya.

Seperti diketahui, dua oknum polisi yang menjaga tahanan Polda Jatim bukannya mencegah atau melarang memasukkan barang aneh ke tahanan. Justru oknum ini memasukkan narkoba jenis sabu untuk dikonsumsi berjamaah penghuni hotel prodeo Polda Jatim.

Dua polisi yang diduga menjadi pemasok sabu tahanan adalah Briptu FL dan Briptu  RDF. Informasinya, kedua oknum ini diperiksa karena meracuni tahanan dengan narkotika. Kabarnya kedua oknum ini positif saat tes urine bersama pejabat Polda Jatim oleh Mabes Polri beberapa waktu lalu. (mbah heru)

Foto:Kabid Humas Polda Jatim