Kabid Humas Polda Jatim: Kapolres Tanjung Perak Diperiksa Propam Polri

Tribratanewsjatim.com: Kapolres Tanjung Perak, Polda Jawa Timur, AKBP Takdir Mattanette, yang diisukan dugaan terlibat kasus OTT, ternyata tidak benar. Takdir diperiksa oleh anggota Divpropam Polri karena sekedar klarifikasi.

8-sippKabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera kepada wartawan, Jumat (9/12/2016) menegaskan, pemeriksaan Kapolres Tanjung Perak itu adanya klarifikasi terkait adanya praperadilan terhadap kasus korupsi penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan pelatihan Otomatik sepeda motor PD Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya T.A 2013.

Hal itu melibatkan tersangka Hanjani, Anggoro, Dianto, Wahyu Subagyo selaku pejabat penerima hasil pekerjaan (PPHP), sesuai laporan polisi No : LP/383/A/VII/2014/Restabes Surabaya tertanggal 14 Juli 2014 ini telah diputus  Pengadilan Negeri Tk 1 Surabaya dengan No:01/Praper/2016/PN. SBY, tanggal 26 Januari 2016 dengan hasil putusan :

  1. Penahanan berdasarkan surat perintah penyidikan dgn no: SP.sidik/930-B/IX/2015/satreskrim tgl 14 des 2015 adalah tdk sah dan cacat hukum;          B. Menyatakan surat perintah penahanan No: sprin-han/428/XII/2015/satreskrim tgl 21 des 2015 A.N Anggoro dianto bin soejiwo adalah cacat hukum dan tdk sah.                                        C.  Memerintahkan kpd termohon untuk membebaskan para tsk dari tahanan sejak putusan ini dibacakan.
  2. Sehubungan dengan putusan praperadilan tersebut, maka sekali lagi, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak,  Polda Jawa Timur AKBP Takdir Mattanette, Sik Dilakukan klarifikasi oleh DivPropam  Polri. (mbah)    Foto: Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera (jacky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*