GURU NGAJI YANG CABULI 8 MURID DI JERAT JERUJI BESI

Tribratanewsjatim.com – Pencabulan terhadap Anak di bawah umur masih saja terjadi. Warga Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom, Gresik, tak menyangka jika Syamsul Huda (43), sang guru mengaji di desa mereka adalah guru cabul. Walaupun perbuatan Syamsul Huda ini sudah berlangsung sejak setahun dan kini baru terungkap.

Syamsul Huda asal Nganjuk ini, diamankan oleh Sat Reskrim Polres Gresik lantaran nekat mencabuli 8 muridnya. Perbuatan pelaku terbongkar ketika seorang murid bercerita ke temannya. Namun saat bercerita, ada seorang tetangga korban mendengar. Sebut saja namanya laly kemudian melaporkan ke orangtua korban. Oleh orangtua korban langsung mengintrogasi anaknya dan benar jika Syamsul Huda telah mencabulinya.

“Dari awal itulah orangtua melaporkan perbuatan pelaku ke polisi,” kata Kaur Binops Satreskrim Polres Gresik, Iptu Boediono.

Dari laporan orangtua korban, polisi langsung menjemput pelaku dan melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan pelaku mengakui perbuatannya bahwa ia memang mencabuli 8 muridnya.

Karena terbukti melakukan pencabulan pelaku akhirnya ditahan dan dijerat dengan Undang–Undang Perlindungan Anak. Disebutkan Boediono, pelaku melakukan perbuatannya di dua tempat yakni di rumahnya sendiri dan di sekolah Madrasah Ibtidaiyah.

Pelaku mencabuli 8 muridnya bermacam–macam. Ada yang dicabuli dengan melakukan hubungan intim layaknya suami isteri, ada yang hanya diremas payudaranya dan ada pula hanya dipegang–pegang kemaluannya.

“Perbuatan pelaku ini sudah setahun, baru terungkap,” kata Boediono. Maka saat ini guru ngaji tersebut harus berurusan dengan pihak berwajib, dan mendekam di jeruji besi, guna pemeriksaaan kasusnya. (Gres/sudi)