Buron dua Bulan, Akhirnya Pelaku Cabul Diciduk Polres Sumenep

Tribratanewsjatim.com – Setelah buron selama 2 (dua) bulan Ricard, 24 Tahun, Karyawan Swasta, Alamat Dusun Karangpanasan Desa Pabian Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep tersangka pemerkosaan dan atau pencabulan dan atau persetubuhan anak dibawah umur an. Baig Wiryani, 17 Tahun, Pelajar, Alamat Kalianget Kabupaten SUmenep akhirnya berhasil diciduk oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Sumenep.(21/9/2016)

Kapolres Sumenep melalui Kasubbag Humas mengatakan penangkapan buron ini berawal dari informasi masyarakat bahwa tersangka pada hari Rabu tanggal 22 September 2016 sekira pukul 21.00 Wib berada dipinggir jalan depan Kantor Pegadaian Jalan Payudan Timur Desa Pabian Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep.

Selanjutnya Anggota Resmob Polres Sumenep yang dipimpin oleh AIPTU ARYONO langsung melakukan pengecekan atas kebenaran informasi tersebut dan setelah sampai dilokasi tersebut terdapat tersangka yang sedang nongkrong bersama teman-temannya sehingga tersangka langsung diamankan dan dibawa ke Mako Polres Sumenep guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.tegasnya

Kejadian pemerkosaan tersebut berawal pada hari Sabtu tanggal 6 Agustus 2016 sekira pukul 20.00 Wib tersangka menjemput korban ditempat kosannya di daerah Kapasari Surabaya dan korban diajak oleh tersangka bersama teman-temannya ke Cafe Alexis Surabaya.

22-sept-tsk-cabulPada hari Minggu tanggal 7 Agustus 2016 sekira pukul 02.00 Wib korban bersama tersangka berangkat ke Kabupaten Sumenep dengan mengendarai sepeda motor dan menginap di Hotel Sumekar Kabupaten Sumenep. Pada saat dikamar hotel itulah korban dipaksa oleh tersangka untuk melayani nafsu bejatnya sebanyak 2 (dua) kali.

Kemudian sekira pukul 23.00 Wib korban diantar pulang ketempat kosannya di daerah Kapasari Surabaya oleh tersangka dan korban menceritakan kejadian pemerkosaan tersebut kepada orangtua korban. setelah mendengar cerita korban selanjutnya orangtua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polda Jatim.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 285 KUHP dan atau UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Pungkas Kasubbag humas Polres Sumenep AKP HASANUDIN (Umam/smp)