BNNP Jatim Musnahkan Barang Bukti 477 Gram Sabu

Tribratanewsjatim.com: Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menangkap pasangan suami istri (pasutri). Pasutri ini Defa Arifiyanto (30) dan istrinya Siti (26) tertangkap basah membawa sabu seberat 477 gram.

28-ka-bnnp-brigjenDari hasil pemeriksaan, pasutri itu tinggal di Perum Dadapan Permai Sidoarjo ini merupakan kurir sabu sindikat Jakarta.

Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Amrin Remico menjelaskan, persengkongkolan jahat ini dilakukan kedua pelaku dengan cara mengambil pesanan sabu dari Jakarta untuk dibawa ke Sidoarjo, Jawa Timur dan diedarkan di wilayah Jawa Timur. Untuk memuluskan aksinya, pelaku bersama istrinya menggunakan jasa kereta api (KA).

Narkoba jenis Sabu tersebut dimasukkan oleh pelaku ke dalam tas warna hitam dan ditaruh dibagasi atas KA. Kedua pelaku ini ditangkap saat hendak mengantarkan sabu di daerah Sidoarjo, pada bulan Oktober 2016 lalu.

“Seluruh barang bukti sabu seberat 477 gram, kami musnahkan,” kata Brigjen Pol Amrin Remico, Senin (28/11/2016).

Selain itu, pihaknya juga menangkap dua pelaku kurir narkotika.¬† Kedua kurir adalah Akbar Hari Basuki (43) warga Perum Wahyu Taman Sari Rogo Sidoarjo dan Kasno, warga Jalan Tambak Sawah, Waru, Sidoarjo. “Dari tangan kedua pelaku, kami menyita barang bukti 10 bungkus plastik ekstasi yang berjumlah 1.950 butir,” lanjutnya.

Menurutnya, pil ekstasi yang berhasil disita dari pelaku Akbar, yakni lima bungkus ekstasi warna merah abu-abu dengan masing-masing bungkus berisi 195 butir. Dengan jumlah sebanyak¬† 975 butir. Kemudian, lima bungkus ekstasi warna merah biru yang berisi masing-masing 195 butir dengan jumlah 975 butir. “Semuanya itu juga ikut kami musnahkan,” ujarnya.

Sebelum dimusnahkan, seluruh barang haram ini terlebih dulu diperiksa oleh Tim Labfor Poda Jatim. Usai dilakukan pengcekan dan hasilnya positif narkoba, seluruh narkoba yang merupakan hasil ungkap dimusnkan dengan cara dimasukan ke dalam mesin pemusnah di di depan halaman kantor BNNP Jatim.

“Kami akan terus berupaya melakukan penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba di wilayah Jawa Timur. Sampai sekarang, masih banyak peredaran narkoba di Jatim, dan kami akan terus melawan dan memberantasnya,” tegasnya. (mbah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*